News Makale — Plaza Kolam Makale kini tampil dengan wajah baru yang semakin memikat. Ruang publik yang terletak di jantung Kota Makale, Kabupaten Tana Toraja itu menjadi pusat perhatian warga setiap akhir pekan, terutama saat kegiatan Car Free Day (CFD) berlangsung. Suasana meriah dan penuh aktivitas menjadikan kawasan ini sebagai ikon baru rekreasi warga Toraja.

Setiap Minggu pagi, ribuan warga tampak memadati kawasan Plaza Kolam. Mereka datang untuk berolahraga, bersantai, hingga menikmati kuliner khas Toraja yang dijajakan di sekitar area. Dengan wajah baru yang lebih tertata, kawasan ini kini dilengkapi area pedestrian luas, tempat duduk estetik, serta penerangan modern yang membuatnya semakin nyaman.
Baca Juga : SMK-SMTI Makassar Gelar Wisuda Angkatan 59, Teken MoU dengan Industri
“Sekarang jauh lebih bersih dan rapi. Anak-anak bisa bermain, orang tua bisa olahraga, dan suasananya juga lebih hidup,” ujar Maria, salah satu warga yang rutin mengikuti CFD di Makale, Minggu (24/10/2025).
Wajah Baru Ruang Publik Makale
Revitalisasi Plaza Kolam Makale merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk menata kembali ruang terbuka hijau dan meningkatkan kualitas kawasan wisata kota. Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berupaya menjadikan area ini sebagai simbol kebanggaan warga sekaligus ruang interaksi sosial yang inklusif.
Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja, Yohanes Palimbong, mengatakan bahwa pembenahan Plaza Kolam tidak hanya berfokus pada keindahan, tetapi juga pada kenyamanan dan keamanan pengunjung.
“Kami ingin menghadirkan ruang publik yang representatif dan menjadi pusat aktivitas masyarakat. Ke depan, kawasan ini juga akan terintegrasi dengan agenda pariwisata daerah,” jelasnya.
Magnet Ekonomi Lokal
Kehadiran wajah baru Plaza Kolam Makale juga memberi dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil. Pedagang makanan, penjual kopi Toraja, hingga penjual suvenir tampak memanfaatkan momentum Car Free Day untuk berjualan. Aktivitas ekonomi mikro di kawasan ini meningkat seiring dengan tingginya jumlah pengunjung.
“Kalau pagi-pagi seperti ini ramai sekali. Pendapatan bisa dua kali lipat dibanding hari biasa,” kata Andarias, penjual minuman tradisional di area CFD.
Selain menjadi tempat rekreasi dan olahraga, Plaza Kolam Makale kini juga kerap digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas, seperti senam massal, pertunjukan musik lokal, dan kampanye lingkungan.
Ikon Baru Kota Makale
Dengan konsep yang lebih modern namun tetap mempertahankan nuansa khas Toraja, Plaza Kolam menjadi simbol transformasi kota menuju ruang publik yang ramah, bersih, dan hidup. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlanjutan kawasan ini dengan melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan dan ketertiban.
“Kami berharap Plaza Kolam Makale terus menjadi tempat kebanggaan bersama, bukan hanya untuk berwisata, tapi juga mempererat kebersamaan warga Toraja,” tutup Yohanes.








